Loading...

Mau Pakai Alsintan? Unduh Dulu UPJA Smart Mobile

10:14 WIB | Friday, 13-April-2018 | Inovasi Teknologi, Teknologi | Penulis : Gesha

 

Mendongkrak optimalisasi alat dan mesin pertanian (alsintan) di tingkat petani, Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP-Mektan) membuat perangkat teknologi informasi berbasis android bernama UPJA Smart Mobile. Aplikasi tersebut bisa menghubungkan petani, pengurus UPJA sampai Brigade Alsintan sehingga bisa lebih mudah mengakses alsintan. 

 

Kepala Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Andi Nur Alam menuturkan penggunaan alsintan di tingkat petani kini sudah semakin banyak seiring pemberian bantuan pemerintah guna peningkatan produksi pangan. Tak hanya menggunakannya sendiri, alsintan pun bisa menjadi ajang bisnis dalam bentuk jasa penggunaan alsintan yang disebut dengan Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA).

"Hingga saat ini, jumlah total UPJA yang terdata hanya ada sekitar 3,5 persen UPJA yang professional, 84 persen lainnya tergolong kelas pemula, sedangkan sisanya merupakan kelas berkembang," katanya. 

Sebagai institusi yang bergerak di bidang pembuatan prototype alsintan, Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) ikut bertanggung jawab terhadap manfaat dari alsintan di petani. Dengan demikian, teknologi informasi berbasis android ini bisa menjadi perekat antara UPJA sebagai pengelola jasa alsintan dengan petani sebagai pengguna (user).

Apalagi Andi menambahkan, Kementerian Pertanian kini tengah mendorong optimalisasi alsintan dan monitoring alsintan yang selama ini telah diberikan pemerintah, untuk menjadi masukan kebijakan selanjutnya. “Nanti bisa jadi ada relokasi alat jika memang ada beberapa tempat yang tidak pas alatnya,” tuturnya.

Kepala Bidang Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil Perekayasaan dan Pengujian BBP Mektan, Agung Prabowo menuturkan aplikasi menjadi database secara real time jumlah alsintan yang ada dan sedang beroperasi. “Sehingga terlihat optimalisasi penggunaan alsintan yang ada,” ujarnya ketika ditemui Tabloid Sinar Tani Online di Kantor BBP-Mektan

Dalam penggunaannya, petani yang sudah mengunduh aplikasi UPJA Smart Mobile melakukan login dengan memasukkan nomor telepon dan password, selanjutnya melengkapi data berupa nama, gapoktan dan lokasi desa.“Dari lokasi tersebut, oleh sistem akan dicarikan UPJA yang terdekat dengannya, sehingga petani bisa memilih untuk menggunakan jasa alsintan dari mana. "Saat diklik UPJA yang diinginkan, petani bisa melihat secara langsung jumlah yang tersedia maupun yang sedang disewa,” ungkapnya.

Agung menambahkan bahwa tak hanya petani dan UPJA, Brigade Alsintan yang berada di Kodim maupun Dinas juga bisa menggunakannya. “Dari data bersifat real time inilah kita bisa mengukur optimalisasi alsintan, misalnya UPJA memiliki 20 traktor dan 10 diantaranya sedang disewa. Berarti 50 persen sedang bekerja optimal,” jelasnya.

 

Bisnis UPJA

Aplikasi tersebut juga bermanfaat bagi ajang bisnis UPJA. Pasalnya, di dalamnya terdapat kanal layanan seperti jasa olah tanah, jasa irigasi, jasa tanam, jasa panen, jasa penggilingan, jasa jual benih, jasa jual padi, jasa pelatihan hingga jasa jual spare part (suku cadang).

Andi mengakui, selama ini ada beberapa kasus kerusakan alsintan dan spare part sulit didapat, sehingga alat menjadi terbengkalai. Karena itu dengan adanya aplikasi ini menjadikan pengguna bisa memperoleh spare part asli dengan harga terjangkau.

Adapun sistem penjualan spare part dalam aplikasi ini, Agung Prabowo menuturkan bahwa BBP Mektan bekerjasama dengan perusahaan alsintan. “Dimana perusahaan tersebut bisa menitipkan barang (spare part) ke UPJA dan UPJA bisa melakukan order ke perusahaan. Jadi semacam toko online,” tuturnya.

Agung menambahkan kerjasama jual beli spare part alsintan ini tentu lebih memudahkan perusahaan alsintan untuk penyebarluasan informasi serta produk. Hingga kini sudah ada tiga perusahaan yang kerjasama seperti PT Rutan, PT Corin Mulia Gemilang dan PT Gatra.

Agung berharap jika aplikasi ini bisa diterapkan diseluruh UPJA dan mampu meningkatkan bisnis serta optimalisasi penggunaan alsintan, disamping mempermudah serta mendekatkan petani untuk memperoleh alsintan. "Hingga sekarang, aplikasi UPJA Smat Mobile ini masih dalam tahap pengembangan lebih lanjut dan akan dilakukan launching pada Mei 2018 mendatang dan akan dilakukan sosialisasi secepatnya kepada UPJA," katanya. Gsh/BBP-Mektan

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162