Loading...

Tahun Depan, Pemerintah Targetkan Jadi Produsen Kopi Nomor Dua Dunia

13:03 WIB | Monday, 25-September-2017 | Kebun, Komoditi | Penulis : Julianto

Pemerintah menargetkan menjadi nomor dua produsen kopi  dunia pada tahun depan. Saat ini posisi kopi Indonesia peringkat empat dunia setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia.

 

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan, tahun depan kopi Indonesia menjadi nomor dua di dunia. Caranya dengan meningkatkan mutu dan produktivitas menjadi 1,0 ton/ha. Tahun berikutnya ditingkatkan lagi sehingga menjadi nomor satu dunia. 

 

Langkah awal yang telah dilakukan, para ahli kopi ditugaskan ke Vietnam mempelajari teknik meningkatkan produktivitas kopi.  Selanjutnya pada APBN-P 2017 dan APBN 2018 digenjot dengan peningkatan produkvitias, pengembangan 8.700 ha kawasan kopi, perbenihan 3-4 juta batang/tahun, pasca panen dan pemasarannya.

 

Bukan hanya nomor dua, menurut Amran, Indonesia sangat berpotensi menjadi produsen kopi terbesar dunia. Bahkan Indonesia memiliki kopi khusus (specialty coffee) yang sudah dikenal di Eropa dan Amerika dan menjadi tren dunia.  Specialty coffee antara lain kopi gayo, kopi mandailing, kopi lampung, kopi bajawa, kopi toraja, kopi lembah baliem.

 

"Saat ini ada 14 jenis kopi indonesia yang sudah mendapat sertifikat Geographical Indications (GI) sehingga memiliki keunikan yang bisa menjadi nilai tambah perdagangan," katanya di Yogya, akhir pekan lalu.

 

Data FAO, luas areal kopi Brazil hampir 2 juta ha dengan produktivtas 1,4 ton/ha. Sementara luas areal kopi di Vietnam 589 ribu ha dengan produktivitas 2,3 ton/ha dan Kolombia luas 795 ribu ha dengan produktivitas 0,9 ton/ha. 

 

Sedangkan kopi dalam negeri seluas 1,23 juta ha. Diantaranya 1,19 juta ha milik perkebunan rakyat dengan produktivitas hanya 0,6 ton/ha.  Mutu kopi Indonesia juga belum stabil, sehingga ekspor didominasi (99%) dalam bentuk kopi biji/berasan (coffee excluding roasted and decaffeinated). Sebaliknya,  negara lainya sudah mengekspor kopi olahan. Yul

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162