Loading...

Kementan Siapkan Bibit Ayam untuk Petani Penerima Rastra

11:28 WIB | Tuesday, 16-January-2018 | Nasional | Penulis : Indarto

Pembangunan sektor pertanian pada tahun 2018 tak sebatas meningkatkan produksi pertanian, tapi juga berupaya mengentaskan petani miskin di sejumlah pedesaan. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) pada tahun ini melalui direktorat jenderal diminta mengarahkan bantuannya kepada petani penerima bantuan beras bagi masyarakat berpenghasilan rendah (Rastra).

 

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, ada 17 juta penerima Rastra yang tersebar di sejumlah daerah. Dari penerima Rastra itu sebagian adalah petani dan buruh tani. "Kementerian Pertanian tak hanya mengejar target produksi saja di tahun ini. Tapi, arah pembangunan pertanian ke depan adalah mensejahterakan petani," kata Andi Amran Sulaiman saat membuka Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2018 bertema "Mengangkat Kesejahteraan Petani", di Jakarta (15/1).

 

Untuk itu Andi Amran Sulaiman menginstruksikan kepada seluruh direktorat jenderal (Ditjen) teknis seperti Ditjen Peternakan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan ditjen teknis lainnya untuk mengarahkan bantuannya ke petani penerima Rastra. Mentan mencontohkan, Ditjen Peternakan bisa memberi bantuan kepada petani penerima Rastra berupa ayam 10-20 ekor/rumah tangga (RT), Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian bisa memberi bantuan combine harvester (alat panen padi) kepada penerima Rastra yang bekerja di sektor pertanian.

 

"Ditjen Hortikultura dan Perkebunan bisa memberi bibit tanaman kepada penerima Rastra dan petani yang belum mampu. Sehingga bantuan ini tepat sasaran dan berkeadilan," kata Amran.

 

Mentan juga mengatakan, Ditjen Peternakan sudah menyiapkan bibit ayam sebanyak 10 juta ekor. Bibit ayam itu bisa dibagikan ke setiap RT penerima Rastra. "Bibit ayam itu bisa dibagikan di tahun 2018," ujarnya.

 

Begitu juga untuk bantuan bibit tanaman buah-buahan, seperti rambutan dan bibit tanaman perkebunan, menurut Amran juga sudah disiapkan untuk dibagikan kepada petani kurang mampu tahun ini. "Ini namanya solusi permanen," ujar Amran.

 

Ia juga mengatakan, untuk bantuan alsintan seperti combine harvester juga sudah disiapkan. "Kalau sebelumnya petani yang bekerja di sektor pertanian panen pakai sabit, kalau sudah menerima bantuan alat pemanen padi mereka akan mendapat penghasilan minimal Rp 4 juta-Rp 5 juta/bulan. Kalau dikerjakan secara kelompok (10 orang/kelompok, minimal mereka dapat penghasilan Rp 300 ribu/orang/hari," kata Amran. Idt

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162